My half of living is Done, on behalf of me and Nadin, my Family and Nadin’s Family, I want to thank every one for this to happen. These are the pictures collection from Wening’s Cam, more coming up, I am still busy transferring assets to my new home..



Ass .. saya muslimah berusia 27th. Baru 2 hari putus hubungan dgn kekasih saya yg katholik. Saat pertama kali bertemu dan memutuskan untuk menjalin hubungan, kita sudah berkomitmen untuk tidak saling memaksa atas agama kita masing2. Dalam perjalananya, ada byk menemukan rintangan, meski saya sangat mencintainya tapi hati kecil saya slalu merasa bahwa saya salah. Ternyata saya tidak sekuat komitmen awal saya dan hubungan ini hanya 1,5 thn berjalan. Keputusan berpisah karena ketidakmampuan saya menghadapi semuanya yg secara tidak langsung membuat saya sakit dan menderita batin. Kekasih saya orang yg sangat baik, sabar dia jg tdk memaksakan kehendaknya, sehingga demi kebahagian saya di masadepan dia memtuskan saya, meski saya meminta untuk dia kembali, dia tetap tidak mau. Sekarang saya dalam penyesalan, bukan krn telah/pernah berhubungan dgn dia, tapi saya menyesal krn dulu pernah memilih jalan ini tapi saya tidak bisa memperjuangkannya. Mungkin bnr Allah sayang saya, sehingga saya hanya di beri 1,5 thn bersamanya, dan itu sangat indah.Tuhan memberikan byk pelajaran selama bersamanya. Sekarang hanya ingin menyembuhkan luka ini dan saya yakin meski kita berbeda bila dia jodoh saya tidak akan lari kemana. Sampe pada akhir putus, Ibu saya yg notabene sangat membenci dia sebelumnya, ternyata dihatinya sangat menyayanginya, krn dia laki2 katholik pertama yg datang ke rumah dengan sopan dan baik, Ibu saya menangis saat dia datang dan mengatakan tdk bisa lagi bersama saya. Ibu saya tidak menyesal krn saya pernah berhubungan dgn dia, yg ternyata laki2 baik dan sopan, hanya di sayangkan kita beda agama.
Menurut saya keputusan untuk menyakini ini benar atau salah (Beda Agama) hanya naluri hati kecil kita sendiri dan itu jadi doa buat kita. Bagi orang2 yg sudah berhasil menjalaninya, berarti hati nuraninya yg menuntunnya, sebaliknya saya, meski saya sgt mencintainya, ternyata nurani saya slalu merasa bersalah dan inilah pada akhirnya yg membuat saya berpisah. Semua hanya allah yg tahu.
Ikuti hati nurani karna dia tidak akan berbohong. Waktu yang akan menentukan krn semua ini sebuah pilihan.
wassalam