Bermitra dalam Merancang, sebuah pembelajaran…

February 20, 2006

Bermitra berarti bersama, memiliki posisi yang sejajar dan otomatis tanggungjawab yang juga sejajar. Kondisi ini adalah kondisi yang sangat ideal dalam sebuah pekerjaan perancangan. Semakin kecil lingkup pekerjaannya, biasanya semakin mudah kondisi ini tercapai. Namun demikian, semakin kecil pekerjaannya biasanya juga semakin personal obyek yang menjadi sasaran perancangan.

Semakin personal akan berakibat pada banyak hal, dari sisi perancang, terutama mungkin yang masih minim pengalaman sepeti saya, akan terasa semakin sulit untuk mengambil keputusan, dengan sebuah pengertian bahwa sekecil apapun kesalahan yang tak sengaja terbuat akan membuat jejak di obyek terbangun seumur hidup obyek tersebut. Juga dari sisi pemilik atau pemberi tugas, akan semakin memperhatikan detil dan semakin jauh terlibat dalam proses perancangan yang terkadang melewati batas.

Penentuan batas dalam sebuah kemitraan merupakan kunci dari kerjasama yang baik. Dengan adanya batas yang disetujui dan dijalankan oleh semua pihak, obyek perancangan akan menjadi semakin matang. Dengan demikian sudah hampir pasti satu hal yang juga menjadi penting adalah faktor kepercayaan, buakan kepercayaan sebagai teman atau sahabat, tapi kepercayaan profesional. Kepercayaan bahwa mitra kita akan melakukan yang terbaik sesuai dengan bidangnya untuk menghasilkan sesuatu yang cemerlang.

Sebuah proses perancangan yang berhasil menjadi kebanggan bersama, baik perancang maupun pemilik. Ini adalah kondisi ideal yang menjadi mimpi saya saat ini, entah sampai kapan. Kekurangannya, kondisi ideal, menuntut yang lain-lainnya untuk menjadi ideal, lingkungan harus ideal, keuangan harus ideal, performance harus ideal, kendala-kendala peribadi dan keapesan-keapesan yang kerap muncul beruntun mengganggu jalannya proses harus tidak terjadi.

Untuk itu, kegagalan karena kondisi dan keapesan serta keinginan untuk terus ideal adalah sesuatu yang harus siap saya hadapi, sampai kepercayaan yang saya dambakan muncul tanpa harus lagi menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk akhirnya berakhir sebelum dimulai. Andaikan saya dapat hanya menjadi kuli gambar…..

2 Responses

  1. arsitekndablek

    February 20th, 2006

    Selamat datang di dunia nyata … dimana proyek berakhir diatas kertas, heheheheh

  2. oom nya kayla..(",)

    March 7th, 2006

    percayalah kamu pasti menemukannya..! (”,)

Leave a Reply