Sudah Lama dan Sudah Lupa

September 29, 2006

Lanjutan dari proyek ini, setelah sekian lama diusahakan untuk direlakan terpaksa saya melakukan penagihan ulang, maklum kepepet udah mau lebaran dan ada yang musti dikasih THR :(. Blas, beda ucapan dengan ingatan beda ingatan dengan ucapan. Entah miskomunikasi entah culas, doesn’t really matter, intinya lenyap nyap nyap.

Tapi bukan itu yang layak dibicarakan, semua sudah gua serahkan ke yang di atas. Yang menjadi titik evaluasi adalah meningkatkan tingkat kewaspadaan kita-kita sebagai wirausahawan terutama yang seperti saya hanya mengandal dengkul dan kepercayaan. Kenapa waspada?.. karena mohon maklum nggak cuman 5 dari 10 orang culas di muka bumi, masih lebih, dan sayang kadang juga kita musti culas kalau kepepet, tapi ya semua itu ada balesan dan niscaya suatu saat akan terseimbangkan dengan sendirinya.

Bagaimana melakukan antisipasi dini terhadap orang-orang seperti ini?.., kita tidak bisa secara general memotong dan melakukan penilaian dari pertemuan pertama, kedua atau ketiga, karena hal tersebut justru akan mengecilkan kesempatan kita. Lantas bagaimana?… buat parameter yang jelas terhadap kapan kita mulai melakukan sesuatu yang menuntut keringat dan waktu, atau sampai sejauh mana kita rela keringat dan waktu kita digratiskan. Rada-rada susah memang, terlalu ketat kita tewas, terlalu longgar tewas juga.. semua itu memang harus dijalani dan dievaluasi ulang setiap ada kesempatan.

Semoga suatu saat saya bisa menemukan sebuah kondisi nyaman, dimana paling tidak 5 dari 10 orang yang saya temui dapat menghargai keringat saya, kalau belum sampai segitu yaaa sekali lagi .. relakan saja, toh gak ada yang bisa kita lakukan, orang sudah lama dan sudah lupa :(..

Leave a Reply