Berikut sedikit catatan tentang konfigurasu server FTP dengan menggunakan ProFTPD. Hasil konfigurasi ini sekarang dapat diakses melalui ftp://mirror.indoupload.net untuk keperluan download file-file Program Free / Open Source yang disimpan disana. As always, distribusi yang digunakan adalah Debian, sukurnya sudah pada versi terbaru.
Instalasi ProFTPD pada debian;
apt-get install proftpd
Type >> Standalone
File konfigurasi hasil instalasi ini dapat ditemukan di;
/etc/proftpd/proftpd.conf
Pengamanan pertama adalah dengan mengimplementasikan chroot() dengan menambahkan direktif berikut pada file konfigurasi;
...
DefaultRoot ~
...
Apabila server anda belum menggunakan IPv6, silahkan didisable;
...
UseIPv6 off
...
Sampai dengan saat ini server FTP sudah siap digunakan. Namun hal yang harus diperhatikan untuk membuat sebuah Anonymous FTP Server adalah penggunaan Passive FTP agar dapat diakses melalui browser internet biasa. Mengapa demikian saya kurang paham, namun bila ada rasa penasaran silahkan baca lebih lanjut mengenai Active Vs Passive FTP di artikel ini.
...
PassivePorts 30000 30200
...
Port yang digunakan pada contoh ini adalah port 30000-30200, pastikan port tersebut di ijinkan oleh firewall, apabila menggunakan iptables;
iptables -A INPUT -p tcp --dport 30000:30200 -j ACCEPT
Tentunya setelah port 21 dan 20 untuk keperluan FTP dan FTP-data juga diijinkan.
Selanjutnya persiapkan group dan user untuk keperluan anonymous FTP.
groupadd -g 2002 anonymous_ftp
useradd -u 2002 -s /bin/false -d /home/anonymous_ftp -m -c "Anonymous FTP User" -g anonymous_ftp anonymous_ftp
Melalui perintah di atas bisa dilihat bahwa direktori anonymous FTP nantinya akan terletak di /home/anonymous_ftp. Kemudian tambahkan konfigurasi yang memungkinkan server anda diakses secara anonymous;
<Anonymous ~anonymous_ftp>
User anonymous_ftp
Group nogroup
UserAlias anonymous anonymous_ftp
DirFakeUser on anonymous_ftp
DirFakeGroup on anonymous_ftp
RequireValidShell off
MaxClients 50
DisplayLogin welcome.msg
DisplayFirstChdir .message
<Directory *>
<Limit WRITE>
DenyAll
</Limit>
</Directory>
</Anonymous>
Restart ProFTP;
/etc/init.d/proftpd restart
Link Tambahan, cukup menarik karena juga diterangkan tentang bagaimana membuat user virtual dengan menggunakan database MySQL.
http://www.howtoforge.com/proftpd_mysql_virtual_hosting_debian_etch
![[?] Joy, Works and Thoughts](http://www.tajidyakub.net/wp-content/themes/freshfolio/images/logo.png)







julian
February 3rd, 2008
terimakasih untuk penjelasannya……
kalau boleh konfigurasi sambanya donk (debian)
aku masih newbe.