IIX (Indonesian Internet eXchange), gampangnya merupakan peering host-host yang berada di Indonesia (melalui ISP nya) sehingga tercipta koneksi langsung tanpa berputar-putar ke jalur internasional, teknis dan detilnya bisa lihat di situsnya APJII. IIX muncul karena terbatas dan mahalnya pipa jaringan internet Indonesia ke luar negeri (internasional). Untuk diingat -karena sering terjadi salah persepsi- bahwa host tidak terkait dengan domain dalam hal koneksi internet, tidak selalui domain-domain yang berakhiran .ID (country code TLD untuk Indonesia) di hosting di Indonesia.
Apa keuntungan dan kerugian yang kita dapatkan dengan menghosting situs kita di IIX?, berikut adalah daftar yang keinget di saya, bisa dibilang subyektif, tapi silahkan dicermati sendiri;
Keuntungan;
- Akses relatif lebih cepat, untuk mayoritas pengguna internet indonesia yang terkoneksi melalui ISP yang terkoneksi dengan peering IIX baik melalui IIX maupun openIXP, koneksi ke situs yang dihosting di Indonesia akan *relatif* lebih cepat. Namun tidak selalu demikian, saat ini yang menikmati pemisahan bandwidth antara situs lokal dan internasional baru pengguna internet yang terkoneksi misalnya melalui koneksi Wireless (dan mungkin koneksi FTH dan atau broadband lainnya), pengguna internet yang terkoneksi dengan dial-up belum tentu merasakan kelebihan ini, bahkan koneksi dengan menggunakan Speedy ADSL juga belum tentu merasakan kelebihan ini karena masing-masing memiliki keterbatasan lebar koneksi jaringannya.
- Latency lebih kecil, apabila pipa yang dimiliki sama (tidak pengaruh antara koneksi IIX dan koneksi Internasional), paling tidak latency ke hosting IIX akan lebih kecil dari pada ke Internasional. Mengenai latency, silahkan baca di wikipedia. Masih burem? gampangnya sih, delay time kita (melalui ISP dengan backbone FO) ke situs google.com (tergantung upstream isp) yang ada di hongkong sekitar 60-100 ms, ke yahoo.com (sekitar 100-200ms), sementara ke ragnarok.co.id (sekitar 1-20ms), artinya itu waktu yang dibutuhkan dari paket ping kita dikirimkan dan diterima kembali oleh komputer kita. Tambahkan delay time sebesar +600-an ms untuk ISP yang menggunakan backbone vsat.
Kerugiannya;
- Harga lebih mahal, otomatis karena internet lebih mahal, maka harga hosting di IIX biasanya lebih mahal dari pada di luar negeri ;p.
- Performa Data Center di bawah Data Center luar negeri, relatif tapi mayoritas ;p, dalam kaitannya dengan uptime mungkin data center indonesia kalah jauh dengan data center luar negeri ;p, dan pasti ada kaitannya dengan faktor-faktor lain..
Kemudian buat apa kita hosting di IIX? .. selain dari keuntungan yang didapat di atas, lebih ke greget (kalau saya) untuk memperkaya local content internet indonesia. Dari penyedia konten internet indonesia, untuk pengguna internet indonesia, kenapa juga harus muter ke luar ;p.
Perkara downtime dan lain-lain pasti akan lebih baik seiring dengan perkembangannya di kemudian hari (semoga).
![[?] Joy, Works and Thoughts](http://www.tajidyakub.net/wp-content/themes/freshfolio/images/logo.png)







dadan
March 24th, 2008
tapi ironi juga ya … hosting local bisa lebih mahal dari hosting di luar IIX…
apa kata dunia ??
bal3ys
March 24th, 2008
pak bisa terima mail dari yahoo ngga ???
Tajid Yakub
March 24th, 2008
@bal3ys waduh2 kekeke.. sutrisno iki… bisa om yahoo bekasi tapi, kalau yahoo hongkong gak bisa…
Kurniawan
March 27th, 2008
Mas Tajid, boleh tau rata-rata uptime server di IIX? Apa ini salah ISP, pemilik server, atau Data Center? Just wondering.
Tajid Yakub
March 28th, 2008
@Kurniawan, rada sulit mas sebenernya, kalau kita cek uptime dari luar, kadang server checker itu gak bisa menggapai server kita sehingga masuk kategori downtime, hal ini tergantung pada banyak hal, baik pipa ke arah internasional, kestabilan ISP / Data Center / Upstream Provider. Kalau kualitas uptime dan kualitas mesin mungkin sama-sama saja dengan hostingan luar.
indojepang
April 28th, 2008
“tapi ironi juga ya … hosting local bisa lebih mahal dari hosting di luar IIX…”
Lha Jeruk Cina aja bisa lebih murah dari produk lokal? padahal ongkos transportnya jauh bukhan? Otaknya yang gak beres disini!
Kalo Indonesia ada revolusi sosial kali baru beres..
deRegen
April 30th, 2008
harapan positif saya, mulai percaya dengan negeri sendiri. Mahal? Iya, emang mahal dibandingin harga hosting Internasional.
Btw, bang Yakub, uptime server-nya gimana?
Tajid
May 12th, 2008
Uptime IIX sih nyaris 100%, paling ada maintenance sebentar itu pun sudah notice sebelumnya, kalau uptime ke internasional kemaren-kemaren masih ada masalah sedikit, tapi sekarang seharusnya sudah mulai bagus.
bal3ys
May 16th, 2008
denger-2 dah peering bukan hanya ke openixp yah tapi juga ke IIX ??
benar mas ??
Tajid Yakub
May 16th, 2008
Bener tum mas bal3ys, berkat salah seorang oknum kelapa gading bersama konconya yang biasa nongkrong di kawasan senayan, sekarang dah konek via IIX juga … ;p
Zhangjia Bahagia
July 25th, 2008
Knp ya IIX lebih mahal dari LN?
Tajid Yakub
July 25th, 2008
@Zhangjia, selain karena internet lebih mahal, dunia usaha di indonesia memang berbiaya tinggi yang membuat produk akhirnya menjadi lebih tinggi harganya.
imam
August 13th, 2008
Iya hrs dibudayakan hosting di IIX, tp juga hrs di support oleh pemerintah..
Hosting yg murah/ gratis bagi pemula.. diluar negeri betebaran? di Indo kpn yah..
Sory terpaksa sy juga hosting di LN.. Blm cukup dana u/ pindah ke IIX
uwiuw
August 21st, 2008
wah makasih banget infonya…dari dulu sy ingin tau apa kekurangan dan kelebihan kalau sserver kita di laur negeri. kadang ada klien yg nanya tapi sy jawabnya ngasal banget…hehehe asal terdengar logis :)
Buat yang Membutuhkan Tenaga dan Kecepatan Lebih | [?] Joy, Works and Thoughts
September 3rd, 2008
[...] internet lokal (baca: Indonesia) melalui berbagai alasan yang sangat masuk akal, lokasi geografis turut mengambil peranan dalam menentukan kenyamanan browsing seorang pengguna internet, terutama di [...]
Hosting di IIX Bukan Scam! | [?] Joy, Works and Thoughts
October 27th, 2008
[...] ini melanjutkan penjelasan sederhana mengenai mengapa kadang situs kita lebih baik diletakkan di jaringan Internet Lokal Indonesia. [...]