![]()
Dalam waktu singkat nginx (dibaca engine-x) menjadi semakin populer, bukan data dari mana-mana, cuma pengalaman pribadi. Paling tidak saya melakukan migrasi beberapa situs ke nginx untuk beberapa alasan;
- Percobaan / eksperimen
- Belajar dan Ingin tahu, terutama membiasakan diri dengan apa yang bisa dan apa yang tidak bisa dilakukan oleh nginx
- Mengakalin resource terbatas (misalnya wpmu di VPS Entry Magnet yang hanya punya 128 MB RAM), sebenarnya sangat mungkin untuk bisa dilakukan dengan misalnya melakukan tweaking apache, tapi berhubung sekaligus ada kesempatan experiment jadinya opsi tersebut saya lupakan
Konfigurasi standarnya sih menggunakan PHP dengan fast-cgi melalui php-fpm, serta menggunakan xcache yang biasa digunakan oleh lighthttpd. Catatan mengenai prosedur instalasi dan konfigurasi awal dapat dilihat sekilas disini, tentunya untuk pendalaman silahkan di cari di google.
Beberapa Situs Pelaku Migrasi
Magnet Hosting
Seminggu terakhir ini semua fasilitas Magnet Hosting, dimigrasi ke nginx dari sebelumnya menggunakan apache, hasilnya sih belum ketahuan tapi yang penting sekarang sudah jalan :).
TerminalMusik
Buat yang belum pernah ke terminalmusik.com, coba sekali-kali main ke sana, meskipun sekarang baru ada satu artis non label yang mengupload karyanya, tapi sangat menjanjikan dan lagunya bagus-bagus :). Ownernya mas indojepang dan kawan-kawan pun tampaknya akan mendedikasikan waktunya untuk mengelola situs ini, goodluck mas, ditunggu musik-musik selanjutnya.
Situs ini tadinya menggunakan konfigurasi standar LAMP di CentOS dengan RAM 128 MB, akselerasi loading page sangat-sangat terasa setelah dimigrasi ke nginx.
Bluefame.com
Salah satu forum komunitas terbesar di indonesia, bluefame.com, baru hari ini melakukan migrasi ke nginx (meskipun tidak full) dan bukan saya yang melakukan migrasi, hanya sekedar tahu :). Mohon maaf buat mas Admin kalau seandainya informasi ini tidak / belum boleh dipublish, saya hanya tergelitik untuk melakukan sosialisasi karena terdetek di plugin server spy mozilla yang saya gunakan.

Bagian tersulit buat saya apabila ingin melakukan migrasi dan eksperimen adalah mempelajari aturan rewrite nginx, berhubung saya bukan developer, non programmer dan cuma tau linux dikit-dikit maka ini merupakan kendala, terutama dokumentasi nginx yang masih terbatas dan kurang lengkap.
Sekian dulu dari saya, selamat bereksperimen :)
![[?] Joy, Works and Thoughts](http://www.tajidyakub.net/wp-content/themes/freshfolio/images/logo.png)







indojepang
August 1st, 2008
Hidup Nginx! hidup opensource! walaupun gak enak diucapinnya (ngingks) tapi uenak tenan rasane.. mantab kali ah!
Tajid Yakub
August 2nd, 2008
hahaha iya nama nggak penting pak! yang penting josss :)
Remo Harsono
August 9th, 2008
Kapan ya ada nginx bikinan Purbalingga :(
uwiuw
August 24th, 2008
wah itu terminal musik miliknya indojepang yah :)
Heil Crew
August 27th, 2008
Long Live BlueFame! :D
hotstan
August 28th, 2008
silahkan cek di netcraft.com http://toolbar.netcraft.com/site_report?url=http://www.pajak.go.id
sankdewa
September 22nd, 2008
@heil crew
Long live Bluefame :D