Kalau kita melakukan query whois dari sebuah linux (jwhois pada CentOS), kita akan diberikan tampilan standar hasil output dari whois server pemegang Ekstension terkait seperti;
- whois.verisign-grs.com untuk .net, .com
- whois.publicinterestregistry.net untuk .org
- whois.afililas.info untuk .info
- dan lain lain
Sementara saat ini masing-masing registrar memiliki whois server tersendiri yang menyimpan data lebih lengkap di banding whois server tersebut di atas.
Tulisan ini akan menceritakan cara *sederhana* untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dengan bantuan pyrhon. Script yang ada di sini tidak siap pakai, melainkan lebih menceritakan konsep dari fungsi terkait.
Pada prinsipnya yang harus dilakukan adalah;
- Memeriksa apakah domain tersebut sudah terdaftar
- Mencari di registrar mana didaftarkan dan whois server registrar terkait yang dapat digunakan melalui port 43
- Menyimpan output dari whois domain.tld -h whoisserver
def _whois_query(domain):
result = os.popen('whois %s' % domain).read()
whoisserver = ""
if re.search('no match', result.lower()):
result = 'Domain belum terdaftar.\nSilahkan coba kembali.'
else:
result = result.split()
for i in range(len(result)):
if re.search('^whois.', result[i]):
whoisserver = result[i]
if whoisserver:
result = os.popen('whois %s -h %s' %(domain,whoisserver) ).read()
result = result.split('\n')
return result
Mohon perhatikan hirarkinya, soalnya entah gimana caranya biar bisa di tampilkan.

Wah master linux semua nich disini, bantuin dunk temen2 lainnya di Forum : http://forum.kombes.com/forumdisplay.php?f=62 (Linux Forum) Thanks yach
bang tajib, apa ada kemungkian kalau tehnik ini di php kan heu heu heu sy ngak install linux :)
Berdasar dari kode diatas, untuk di PHP mungkin bisa menggunakan kode dibawah ini.
function _whois_query($domain) {
//Cek apakah domain valid.
if (!preg_match(“/^([a-zA-Z0-9-]+)\.[a-zA-Z]{2,6}$/”,$domain)) {
return “Domain tidak valid\n”;
}
//Query whois
exec(“whois $domain”,$output);
//http://gnuwin32.sourceforge.net/packages/jwhois.htm
/*Asumsi jwhois.exe pada direktori WINDOWS*/
//exec(“jwhois.exe $domain”,$output);
//Cek apakah domain ditemukan.
if (eregi(“(.*)no match(.*)”,implode(“\n”,$output))) {
$result = “Domain belum terdaftar.\nSilakan coba kembali.\n”;
}
else {
//Mencari whois server spesifik
for ($i=2;$i<count($output);$i++) {
if (preg_match(‘/whois[A-Za-z0-9\\-\\.]+$/’,
$output[$i],$matches,PREG_OFFSET_CAPTURE)) {
$whoisserver = $matches[0][0];
break;
}
}
//Destroy variable $output
unset($output);
//Query whois
exec(“whois -h $whoisserver $domain”,$output);
//exec(“jwhois.exe $whoisserver $domain”,$output);
$result = implode(“\n”,$output);
}
//Mengembalikan hasil
return $result;
}
print _whois_query(“tajidyakub.net”);
Kode ini menggunakan fungsi exec dimana jika di-disable pada php.ini maka tidak bisa dijalankan.
Nah Mas Dhana dateng …, sry mas gak bisa tag code nya ternyata di comment .. sudah saya coba ..